March 04, 2010

Parfum Basi Jangan Dipake Lagi Atuh, Jeh!

Baca cerita seorang TM di sini, saya jadi keterusan pengin cerita lanjutan ttg bebauan atawa aroma ini.

Anda tahu kalau untuk 'parfum' yang anda pakai, dalam basa Inggris disebutnya 'wear' - mengenakan, seperti anda mengenakan baju. 'What brand of perfume do you wear today?' Agak aneh, memang ya. Koq parfum, wewangian, istilahnya sama seperti baju, memakai, mengenakan. Dan, lebih 'aneh' lagi basa kita - setidaknya yang dipakai dalam basa pergawulan sehari-sehari.

Kalau anda bilang 'bau' - ini merujuk ke aroma yang tidak enak, bau busuk, misalnya. Jarang ada yang pakai istilah 'wangi busuk', paling ya 'aroma busuk'. Tapi anda cukup bilang bau, orang sudah mengerti bahwa aromanya tidak enak.

Kalau anda bilang: wah, masakan teman anda berbau wangi. Ini bisa membingungkan teman anda. Maksud anda, masakannya berbau tak sedap (busuk) atau beraroma enak? Sebab kalau anda bilang: masakannya wangi, makin aneh lagi tuh. Wangi bisanya dipakai untuk aroma wewangian atau parfum dan bebungaan. Wewangian atawa parfum jarang yang memakai aroma 'gurih' seperti daging bakar, keju, duren atau santan. Apalagi aroma rendang daging, sambel goreng pete, sambel terasi atau semur jengkol ya!

Kalau anda memakai wewangian katanya itu bagian dari ibadah. Anda menebarkan aroma segar di lingkungan anda. Bagus itu. Tapi, anda tahu 'kan bahwa hidung anda akan menjadi 'kebas' - tidak lagi bisa menghidu aroma yang sudah sering terpapar di dekatnya. Seperti, kalau anda memakai wewangian di dalam mobil, dengan aroma yang sama, lama-lama anda tidak akan lagi menghidu aroma tsb. lagi, sebab hidung anda setiap hari sudah terpapar dengan aroma tsb.

Begitu juga dengan parfum yang anda kenakan setiap hari, kalau anda tidak berganti-ganti merek.

Karena sudah 'kebas' itulah, maka kadang anda tidak lagi menyadari bahwa parfum yang anda kenakan pagi tadi, sudah menjadi 'basi' pada sore hari. Mungkin anda tertawa geli mambaca istilah 'basi' ini. Apa iya parfum koq bisa basi? Ada-ada ajah ya.

Asal anda tahu, badan anda 'kan mengeluarkan panas. Panas ini tentu saja merupakan 'pembakar' aroma yang folatil (mudah menguap) itu. Nah, parfum anda 'kan dibuat untuk menebarkan aroma ke lingkungan sekitar tubuh anda. Makanya ada trik untuk menyemprotkan di bagian-bagian tertentu tubuh anda, yang dipercaya lebih cepat 'membakar' aroma parfum tsb.

Sayangnya, buat tubuh yang 'ndak mengerti' perbedaan antara 'bau' (keringat) dengan 'wangi' (parfum), panasnya tetap saja membakar semua yang bersifat folatil. Dan, ini termasuk keringat anda berikut aroma-nya yang khas anda - setiap orang punya 'aroma' tubuh yang khas dan unik, berbeda-beda satu sama lain, tapi satu tujuan jua: menebarkan sinyal yang konon ada hubungannya dengan..... sex appeal, jeh!

Celakanya, biasanya anda tidak tahu kalau sore-sore begitu, aroma parfum dan tubuh anda sudah bersatu-padu, membentuk satu aroma yang seperti makanan sih sudah menjadi 'basi'.
Hidung anda juga tentunya tak lagi bisa menghidu bau (keringat) anda, sudah sepanjang hidup terpapar sih 'kan?

Seperti apa itu 'aroma basi' parfum ya? Hehehe.... susah saya menjelaskannya, sebab cuma anda yang punya indra penghidu yang tajam saja yang bisa menghidunya.

Anda berhidung tajam tah?







PS: Gambar, seperti biasanya ajah dah, diambil dari MS Office ClipArt media file.

IT'S WORLD TIME: